Language :
.:: Bahasa Indonesia .::  English  
About Us Contact Us Guestbook
Investment Crafts Tourism BizDirectory BizNews
05 Feb 2012
Sentra Kerajinan
Perajin
Katalog Produk
 
 
Soemarso Keramik - Perajin Keramik dan Terakota

Home industry keramik Soemarso yang ada di dusun Gadungan Kepuh Canden, dirintis oleh Bambang Purnomo sejak 1997. Label Soemarso sendiri diambil dari nama ayahanda Bambang yang dulunya adalah perajin keramik di wilayah Condong Catur Sleman, juga guru SMK V Yogyakarta jurusan keramik. Bakat dan wawasan tentang dunia perkeramikan yang diturunkan oleh ayahnya, kemudian hari didalami oleh Bambang sendiri dengan melanjutkan pendidikan di SMK V Yogyakarta jurusan keramik.


Setelah menamatkan studi di SMK V tahun 1994/1995, Bambang bekerja pada usaha keramik orang Jepang di Malang selama 2 tahun. Terpanggil oleh naluri wirausahanya, 1997 Bambang pamit dari tempatnya bekerja untuk kembali ke Yogya dan meniti karier sebagai perajin keramik. Di tanah warisan orang tua inilah Bambang membuka bengkel usahanya. Walaupun mengalami pasang surut bahkan sempat berhenti sama sekali selama 1 tahun setelah gempa Yogya 2006, kini Bambang mampu mempekerjakan 15 orang tenaga produksi. Untuk tetap survive, 1 tahun setelah gempa ia sempat beralih profesi sebagai penjual material.


Usaha Bambang mulai menggeliat kembali sejak 2008, setelah mendapat order 1 container kerajinan keramik dari buyer orang Prancis dengan nilai Rp. 87 juta. Untuk mempromosikan produknya, Bambang giat mengirim sampel ke Prancis, Australia, Amerika, Canada dan Italia. Pertengahan 2008 promosinya mulai menampakan hasil dengan adanya order 1 container dari trading PT. Bimar Asia di Ungaran senilai Rp. 54 juta. Berikutnya pesanan 2 truk keramik datang dari PT. Sinar Mas – Pasuruan dengan nilai Rp. 27 juta. Terakhir tanggal 5 Agustus 2010, dikirim 2 truk keramik ke buyer orang Australia di Jepara senilai Rp. 20 juta.

Saat ditemui di rumahnya Gadungan Kepuh Jumat (06/08), Bambang mengatakan bahwa berbagai jenis, ukuran dan motif produk keramik dapat diproduksinya. Baik tanpa kombinasi maupun dengan kombinasi bahan penolong lainnya seperti rotan, kulit bambu, pelepah pisang, kulit telur ataupun yang lain. Tentang design produk ada yang merupakan hasil karyanya sendiri, namun Bambang juga menerima contoh yang diinginkan pembeli.

Sampai sat ini selain pasar Eropa, produk Soemarso Keramik juga telah diminati pasar Asia seperti Jepang dan Filipina dan tentu saja pasar domestik. Untuk promosi lokal, kini Bambang memiliki show room di Pasar Seni Gabusan. 2 tahun terakhir ini Bambang juga telah mempromosikan produknya melalui situs Yogyes. Sedangkan event-event pameran menurut Bambang belum pernah diikuti karena kendala biaya.

Harga yang dipatok Bambang untuk produknya sangat variatif. Mulai dari Rp. 1.250 / buah untuk souvenir, sampai harga tertinggi Rp. 450.000 / set. Kini omzet penjualannya sekitar 1.200 pieces / tahun atau senilai Rp. 350 juta. Keuntungan bersih yang diperoleh rata-rata 10 %. Bambang juga mengatakan bahwa proses penjualan produknya hampir tidak pernah mengalami kendala yang berarti. Begitu transaksi disepakati, pada umumnya para pembeli membayar down payment 30 – 50 %, sisanya dibayar lunas saat barang dimasukan ke dalam container.

Sedikit berceritra tentang proses produksi, Bambang menjelaskan bahwa ia mulai dengan membeli tanah yang telah digiling dari Kasongan sebanyak 3 colt per minggu seharga Rp. 180.000 / colt. Tahap berikutnya membuat adonan tanah liat dan membentuk terakota. Selanjutnya proses pengeringan 3 atau 4 hari sampai 1 minggu, lalu dibakar selama 6 jam dengan suhu 800 derajat. Finishingnya memerlukan waktu 3 sampai 4 hari baru produk tersebut siap dipasarkan. Selain di Gadungan Kepuh, Bambang juga mempunyai tempat produksi terakota di Krapyak Srihardono Pundong dengan 5 – 10 orang tenaga kerja yang dibayar secara borongan.

Peralatan yang dimiliki untuk proses produksi cukup simpel. Beberapa diantaranya : alat putaran tangan untuk membentuk terakota 10 buah senilai Rp. 5 juta, oven pembakaran 1 buah senilai Rp. 70 juta, cetakan dari gips sebanyak 500 buah senilai Rp. 10 juta, mesin jager untuk membuat piring, mangkok, gelas dan peralatan rumah tangga lainnya 1 buah senilai Rp. 160 ribu. Selain peralatan, investasi usahanya dalam bentuk bangunan bengkel kerja seluas kurang lebih 100 m2. (Nura/Fernandez)

Soemarso Keramik d/a. Gadungan Kepuh, Canden, Jetis, Bantul.
e-mail : soemarso.keramik@yahoo.co.id
Kontak Person : Bambang Purnomo : Telp. 0274 7826 440 dan 085 643 594 105

• Last modified: 10 Aug 2010 23:38:57.
   

www.bantulbiz.com
Copyright © KPDE Pemkab Bantul - 2004
All Rights Reserved.
Page loaded in 0.95 sec.
>> WebStats