Language :
.:: Bahasa Indonesia .::  English  
About Us Contact Us Guestbook
Investment Crafts Tourism BizDirectory BizNews
05 Feb 2012
Sentra Kerajinan
Perajin
Katalog Produk
 
 
Akarya Mandiri - Kerajinan Tenun dan Aneka Plismet

Akarya mandiri merupakan usaha perorangan di bidang kerajinan tenun yang menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM). Usaha ini dirintis Darwati sejak tahun 1966. Mulanya Darwati memproduksi stagen, yakni kain yang dililitkan seperti ikat pinggang ketika memakai jarit. Kini, bersama dua orang anaknya, Darwati mengembangkan usahanya dengan memproduksi aneka kerajinan tenun yang disebut plismet.


Darwati mulai mengenal kerajinan tenun pada usia belia saat duduk di kelas V SD. Ibunya seorang buruh tenun di Kotagede, selalu mengajaknya saat pergi bekerja. Di tempat kerja ibunya, Darwati kecil juga sering ikut menenun. Dari sinilah ketrampilan menenun itu dikuasai dengan baik. Setelah melihat ketrampilan Darwati, ibunya membeli sebuah ATBM sendiri yang kemudian digunakan oleh Darwati. Sejak saat itulah, Darwati mulai menekuni usaha tenun hingga sekarang memiliki sekitar 100 tenaga kerja.


Saat ditemui di kediamannya dusun Botokan, Argosari Sedayu Senin (10/05), Darwati menceritakan perjalanan usahanya mengalami pasang surut dan hampir berhenti total. Tahun 70an usahanya mengalami kemunduran selama 3 bulan, namun kemudian mampu bangkit kembali. Kondisi ini berulang lagi pada tahun 80an. Saat itu, para pembeli hanya dapat menukarkan stagen produksi Darwati dengan benang. Akibatnya produk stagennya menumpuk, demikian juga dengan benang sebagai bahan bakunya. Darwati kekurangan modal kerja dan memutuskan menjual sebagian perhiasan emasnya dan meminjam uang ke bank. Demikianlah Darwati tetap gigih mempertahankan usahanya, mengingat banyak tenaga kerjanya yang bergantung pada usahanya.

Stagen yang diproduksi Akarya Mandiri antara lain Stagen pengkol dan stagen glintir. Stagen pengkol mempunyai panjang 4,5 m, dengan lebar 14 cm dan di jual dengan harga Rp. 8000 per buah. Untuk stagen glintir mempunyai panjang 5 m dengan lebar 14 cm dan harga jualnya Rp. 10.000. Pembuatan kedua stagen tersebut menggunakan benang 40/2 atau benang kwalitas 2. Harga beli benang tersebut Rp. 9.000-10.000 per kg. Disamping penggunaan benang 40/2, Darwati juga menerima pesanan stagen dengan benang kualitas 1 yaitu benang 21/2. Untuk benang kualitas 1 ini, harga belinya Rp. 200.000 per 5kg.

Ketika stagen masih banyak dibutuhkan masyarakat, Darwati mampu menjual stagen 100 potong dalam 5 hari. Sekarang ketika kondisi masyarakat berubah, Darwati memproduksi stagen hanya berdasar pesanan. Dalam satu bulan, Darwati hanya menjual sekitar 100 buah stagen. Kondisi pasar yang semakin sulit, membuat Darwati mencoba tenunan lain namun tetap menggunakan ATBM. Tahun 1995 Darwati mencoba tenunan plismet, setelah mendapat pesanan dari Bali. Gayungpun bersambut setelah Darwati memperoleh pelanggan baru lagi dari semarang yang membeli plismetnya selama kurang lebih 8 tahun. Plismet produksi Akarya mandiri menggunakan berbagai macam bahan yaitu benang, lidi, bambu, enceng gondok, akar wangi, agel, dan mendong. Puluhan desain sudah dihasilkan dengan mengkombinasikan bahan-bahan tersebut dan variasi pewarnaan.

Plismet produksi Akarya Mandiri umumnya berukuran 35 cm X 45 cm, dijual dengan harga Rp. 2.500. Untuk plismet berbahan dasar akar wangi harganya lebih mahal yaitu Rp. 8000. Ketika kondisi pasar sedang baik, dalam seminggu, Akarya Mandiri mampu menjual 5000 plismet. Namun ketika kondisi pasar sepi, penjualan hanya mencapai sekitar 200 plismet. Plismet tersebut di jual ke berbagai daerah yaitu Bali, Semarang, Jakarta, yogyakarta,Surabaya.

Kendala utama saat ini yaitu sudah bukan persaingan harga lagi, tetapi perang harga antar perajin. Harga jual plismet menjadi begitu rendah, sehingga tidak memberi keuntungan yang memadai. Ditambah lagi, harga bahan baku cukup mahal sehingga terpaksa dicari alternatif lain seperti mengganti lidi dengan bambu dan juga benang biasa dengan benang obras. Namun bila dirasa masih merugi, Darwati cenderung membeli dari produsen lain untuk memenuhi pesanan yang diterimanya ketimbang memproduksi sendiri. (Nura / Fernandez)


Akarya Mandiri : Darwati
Botokan, Argosari, Sedayu, Bantul, Yogyakarta 55752
Telp. (0274) 7495517
Hp. 0815 689 1430

• Last modified: 12 May 2010 08:48:52.
   

www.bantulbiz.com
Copyright © KPDE Pemkab Bantul - 2004
All Rights Reserved.
Page loaded in 0.84 sec.
>> WebStats