Language :
.:: Bahasa Indonesia .::  English  
About Us Contact Us Guestbook
Investment Crafts Tourism BizDirectory BizNews
05 Feb 2012
Sentra Kerajinan
Perajin
Katalog Produk
 
 
Cumplung Aji - Perusahaan Kerajinan Batok Kelapa

Memulai suatu usaha bukanlah hal mudah, apalagi belum memiliki pengalaman usaha. Gambaran itulah yang mewarnai tekad Nurtaufik saat mengawali usahanya tahun 1991. Cumplung Aji, begitulah nama usaha perorangan di sektor kerajinan batok kelapa yang beralamat di dusun Santan, Guwosari, Pajangan Bantul. Setelah lulus SMA, keinginannya untuk mandiri, menjadi pilihan hatinya dari pada bekerja di Pabrik seperti rekan-rekannya.


Tanpa wawasan usaha apapun dan tidak mempunyai prediksi ke depan, tekadnya bulat menjalani usaha kerajinan batok kelapa. Bukannya dorongan moril yang diperolehnya dari masyarakat di sekitarnya, melainkan cibiran, karena kerajinan batok dipandang tidak mempunyai nilai jual. Nama Cumplung Aji ini diambil dari kata cumplung yang berarti batok yang jatuh ke tanah setelah dimakan tupai, sedangkan aji berarti mempunyai nilai.


Ajang pemasaran produknya dimulai dari emperan Malioboro. Ironisnya harga yang sudah dianggap murah yakni Rp. 500 per unit, hanya ditawar Rp.300 oleh calon pembeli. Kenyataan tersebut tidak membuatnya berkecil hati, akan tetapi dilihatnya sebagai peluang karena ada yang berminat. Pembuatan kerajinan tetap dilanjutkan dan untuk memperluas pangsa pasar produknya, Nurtaufik mulai mengikuti pameran di tingkat Bantul. Selanjutnya berbagai event pameran coba diikuti, seperti pameran di hotel Ambarukmo, benteng Vredeburg dan hotel Garuda.

Walau telah berusaha membuka jaringan pemasaran, tetapi pasar lokal maupun nasional tetap mengalami kesulitan. Umumnya konsumen lokal belum memandang karya seni dari batok sebagai sesuatu yang natural. Mereka masih melihatnya bagai limbah dan karenanya harga yang ditawarkan dipandang terlalu mahal. Baru pada tahun 1996 saat mengikuti pameran di hotel Garuda, ada pesanan dari custumer Canada untuk membuat 700 pieces alat musik Hawaian yakni Maracas dengan harga Rp. 8.000 per piece. Tahun berikutnya pesanan menjadi 10.000 pieces.

Kini sudah sekitar 200 jenis kerajinan batok kelapa mampu diproduksi Cumplung Aji. Hasil kerajinan tersebut antara lain gelas, teko, mangkok, gantungan kunci, hiasan dinding, asbak bahkan sumpit dari batang kelapa dll. Produk ini dapat dilihat di showroom yang juga tempat tinggal Nurtaufik di Santan, Guwosari, Pajangan, Bantul. Para pembeli bisa melihat contoh barang dan memesan barang yang diiinginkannya.

Dengan 15 sampai 20 mesin bubut yang dimiliki dan 12 orang karyawan tetap, Cumplung Aji mencoba untuk dapat memenuhi semua pesanan yang ada. Bila order cukup banyak, Nurtaufik mencoba untuk mendistribusikan kepada 7 pengrajin lainnya di dusun Santan yang merupakan hasil didikannya bersama badan diklat PU pada tahun 2009 yang lalu. Bila pesanan berkurang, mereka diarahkan untuk memenuhi pasar lokal seperti Mirota Batik.

Sekarang pangsa pasar produk kerajinan Cumplung Aji 75 % ke pasar international yakni Prancis dan Amerika, sedang 25 % ke pasar lokal. Pasar luar negeri mulai terbuka setelah Cumplung Aji tergabung dalam Apikri tahun 1994. Ke depannya, Cumplung Aji berkeinginan menjadikan Santan sebagai sentra kerajinan batok kelapa. 7 perajin diyang dibinanya, kini mulai berproduksi dan mengembangkan produknya. Kendala yang dihadapi terletak pada SDM perajin yang belum berjiwa entrepreneur. Perajin belum mau memperluas pangsa pasarnya sendiri dan belum siap menerima order dalam jumlah besar. (Nura)


Contact Person :
Nurtaufik : Santan, Guwosari, Pajangan, Bantul 55751
HP : 081328055857, 085643454575
e-mail : cumplungaji@yahoo.co.id

• Last modified: 27 Apr 2010 10:47:48.
   

www.bantulbiz.com
Copyright © KPDE Pemkab Bantul - 2004
All Rights Reserved.
Page loaded in 0.12 sec.
>> WebStats