Language :
.:: Bahasa Indonesia .::  English  
About Us Contact Us Guestbook
Investment Crafts Tourism BizDirectory BizNews
10 May 2008
Sentra Kerajinan
Perajin
Katalog Produk
 
 
Pading Handicraft - "Candle Wood" Berornamen Kulit Telur

Candle Wood atau lilin kayu banyak digandrungi di mancanegara khususnya Amerika dan Eropa. Peluang tersebut menjadi alasan Mujiono pemilik Pading Handicarft untuk menekuni bisnis kerajinan lilin kayu dan salah satu produk unggulannya yakni candle wood berornamen kulit telur. Produk Mujiono telah menembus pasar mancanegara meskipun tidak melakukan transaksi ekspor sendiri, sebagai pemasok produk kepada perusahaan trading atau agen.

Mujiono mengisahkan kepada Bantulbiz.com, Rabu (4/1), bahwa dia telah menekuni kerajinan kayu sejak tahun 1996, berkerja di sebuah perusahaan kerajinan miniatur mobil dari kayu. Selanjutnya Mujiono berkerja di perusahaan patung primitif. Bermodal seratus ribu pria lulusan STM jurusan mesin produksi ini membeli sebuah dinamo, membuat sendiri mesin bubut untuk membantu pekerjaannya.

Pada tahun 2004, Mujiono melihat peluang di bidang kerajinan lilin kayu. Bapak satu anak ini memutuskan untuk berwirausaha, khusus memproduksi lilin kayu. Pading Handicraft dipilihnya menjadi nama workshopnya. "Kata pading (bahasa jawa) bermakna terang benderang, dengan memilih nama itu diharapkan usaha saya selalu menerangi dan bermanfaat", katanya.

Pading Handicraft berlokasi di Dusun Kalangan RT 06 Bangunjiwo Kasihan Bantul dengan nomor telepon 0812 274 8932. Meskipun rumah sekaligus workshopnya agak jauh dari jalan raya namun produk Mujiono sudah dikenal oleh beberapa eksportir besar di Bantul. Mujiono mengaku setiap bulan selalu mendapat pesanan. "Setiap bulannya omset kami mencapai Rp 5 Juta, pernah juga mencapai Rp 15 Juta", kata Mujiono.

Untuk mendapatkan bahan baku, Mujiono mendatangkan kayu Mahoni dari wilayah Gunung Kidul. Dalam produksinya, dia dibantu 5 orang tenaga tetap yang bertugas dalam proses bubut kayu, pewarnaan dan mengukir. Rata-rata setiap bulan mampu memproduksi 500 set lilin kayu, setiap set terdiri 3 buah lilin kayu yang masing-masing ukurannya berberbeda. Setiap set lilin kayu dijualnya seharga Rp 60 ribu dan Rp 70 ribu. "Bila kami mendapat pesanan yang banyak, kami mencari tenaga tambahan untuk membantu", kata Mujiono.

• Last modified: 06 Jan 2006 11:59:24.
   

www.bantulbiz.com
Copyright © KPDE Pemkab Bantul - 2004
All Rights Reserved.
Page loaded in 0.00 sec.
>> WebStats