Language :
.:: Bahasa Indonesia .::  English  
About Us Contact Us Guestbook
Investment Crafts Tourism BizDirectory BizNews
05 Feb 2012
BizNews
Arsip Berita
 

 

 
• 05 Aug 2010 , 09:33:35
Jaket, Tas dan Kulit Lembaran Produk Andalan Dari Jagan Banyudono

Kulit hewan olahan sebagai komoditas, masih sangat diminati konsumen lokal maupun manca negara. Berbagai jenis produk dapat dibuat dengan bahan dasar kulit. Beberapa diantaranya seperti : Jaket, tas, sepatu, sendal, rompi, sarung tangan, ikat pinggang dan dompet. Di sektor inilah Sarno warga dusun Jagan, Banyudono, Canden, Jetis, menggeluti usahanya bertahun-tahun. Setelah mengetahui pangsa pasar aneka kerajinan kulit, Sarno menjadikan kulit lembaran, jaket dan tas kulit sebagai produk andalannya. Kini ke 3 jenis produk tersebut diproduksi baik untuk memenuhi pesanan maupun sebagai stock barang dagangannya.

Saat ditemui di rumah yang sekaligus bengkel kerjanya Rabu (04/08), Sarno mengatakan bahwa setiap bulan ia mampu menjual 50 potong jaket kulit, 40 buah tas kulit berbagai model dan kurang lebih 3000 feet kulit lembaran. Sedangkan jenis produk lainnya, sangat tergantung pada ada tidaknya pesanan dari para pelanggan. Lebih lanjut Sarno juga menjelaskan bahwa menjual kulit lembaran, ternyata menghasilkan keuntungan yang cukup bersaing dengan keuntungan yang didapat dari produk bahan kulit. Selama ini yang banyak memesan kulit lembaran kepada Sarno adalah para perajin dari Bali.

Harga jaket kulit buatan Sarno yang diberi label Paris Leather sebagai merk dagang produknya, berkisar antara Rp. 650 ribu sampai Rp. 1,5 juta, tas kulit Rp. 250 ribu sampai Rp. 500 ribu dan kulit lembaran Rp. 11 ribu sampai Rp. 15 ribu per feet. Sedangkan dompet antara Rp. 50 ribu sampai Rp. 100 ribu. Omzet penjualan per bulan berkisar antara Rp. 100 juta sampai Rp. 150 juta, dan tingkat keuntungan rata-rata 25 %. Dengan 5 orang tenaga kerjanya, Sarno memproduksi 80 % untuk produk pesanan dan 20 % sisanya untuk persediaan barang dagangan.

Umumnya produk Paris Leather dipesan oleh para pedagang dari Manding, Malioboro, Temanggung, Semarang dan Jakarta. Walaupun demikian, Sarno masih berusaha untuk memiliki show room sendiri yang sudah dirintis pembangunannya di kompleks sentra kulit Manding. Dalam pesannya kepada reporter bantulbiz.com, Sarno mengatakan bahwa dia juga siap menerima pesanan pribadi-pribadi untuk jaket, tas dan dompet serta produk lainnya, sesuai model dan ukuran yang diinginkan pemesan. Mereka yang berminat dapat menghubungi dia secara langsung di Jagan Rt.06/15 atau melalui handphone : 081 667 6661 – 081 6422 1164.

Untuk mendapatkan bahan baku produknya, Sarno mendatangkan kulit lembaran dari Yogya, Semarang, Malang, Jombang dan Jakarta. Harga kulit lembaran Rp. 6.000 sampai Rp. 8.000 dan Rp. 11.000 sampai Rp. 17.000. Jenis kulit yang dipesan antara lain : garmen, NI, sapi, sweat dan senno. Kulit lembaran yang dipesan tidak langsung dapat dijadikan bahan baku produknya, akan tetapi harus diolah terlebih dahulu dengan dilemaskan, dipentang, diberi cat dasar, didumpul, dicat lagi kemudian diberi minyak lak baru menjadi bahan baku yang siap dibuatkan aneka kerajinan kulit atau dijual sebagai kulit lembaran.

Di akhir perbincangan kami, Sarno mengatakan bergelut di sektor kerajinan kulit membutuhkan modal kerja yang cukup besar. Walaupun kredibilitas dirinya pada lembaga-lembaga keuangan seperti bank dan kantor penggadaian tidak diragukan untuk mendapatkan modal pinjaman, namun keharusan untuk mengangsur setiap bulannya dirasakan tidak cukup membantu.

Dia mengharapkan ada lembaga keuangan yang meminjamkan dengan pembayaran kembali modal plus bunganya diakhir periode pinjaman. Dengan demikian para perajin tidak mengalami kesulitan modal kerja yang diperolehnya dari bagian keuntungan yang harus dibayar sebagai angsuran setiap bulan. Mungkin ini satu gagasan baru yang perlu dicermati oleh lembaga-lembaga keuangan. Sarno memberi gambaran bahwa saat ini setiap bulanya ia harus mengangsur pinjamannya sebesar Rp. 20 juta. ( Nura / Fernandez )


 
   

www.bantulbiz.com
Copyright © KPDE Pemkab Bantul - 2004
All Rights Reserved.
Page loaded in 0.60 sec.
>> WebStats